Nasional

Banjir Rendam Tiga Kecamatan di Kota Padang, Sejumlah Kendaraan Hanyut

23
×

Banjir Rendam Tiga Kecamatan di Kota Padang, Sejumlah Kendaraan Hanyut

Sebarkan artikel ini
Akibat hujan lebat tiga kecamatan di Padang terendam banjir. (ist)

PADANG – Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, banjir terjadi akibat hujan deras yang turun sejak pukul 11.00 WIB hingga 17.00 WIB. Sedikitnya tiga kecamatan terdampak, yakni Kecamatan Kuranji, Koto Tangah, dan Bungus Teluk Kabung.

Di Kecamatan Kuranji, wilayah yang terdampak meliputi Kelurahan Lapau Munggu, Komplek Wahana, Kampuang Tanjung, Pasar Lalang, serta Gunung Sarik.

Sementara di Kecamatan Koto Tangah, genangan banjir terjadi di Kelurahan Aia Pacah, kawasan belakang RSUD, dan Perumahan Green Mandiri.

Adapun di Kecamatan Bungus Teluk Kabung, banjir merendam Kelurahan Bungus Selatan, Bungus Barat, Teluk Kabung Utara, Bungus Timur, dan Teluk Kabung Tengah.

Hingga Senin malam, BPBD Kota Padang masih melakukan pendataan terhadap jumlah korban maupun kerugian akibat bencana tersebut. Berdasarkan pantauan di lapangan, arus banjir juga menghanyutkan sejumlah kendaraan yang berada di jalan.

Merespons kondisi tersebut, BPBD Kota Padang bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait langsung bergerak melakukan penanganan darurat. Tim gabungan mengevakuasi warga ke lokasi yang lebih aman menggunakan perahu polietilen.

Selain melakukan evakuasi, petugas juga melaksanakan kaji cepat dan pendataan dampak bencana sebagai dasar penanganan lanjutan. Koordinasi dengan berbagai instansi terus dilakukan agar proses penanganan berjalan optimal.

Hingga berita ini ditulis, banjir di sejumlah titik masih belum surut. Hujan juga masih mengguyur sebagian wilayah Kota Padang sehingga petugas bersama pemerintah daerah dan masyarakat tetap bersiaga melakukan evakuasi serta penanganan di lapangan.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat memicu banjir maupun bencana hidrometeorologi lainnya.

Masyarakat yang tinggal di daerah rawan diminta terus memantau informasi resmi dari pemerintah daerah dan BPBD setempat serta segera mengikuti arahan petugas apabila diperlukan evakuasi demi menjaga keselamatan. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *