Regional

Kepergok Curi Satu Ton Sawit di Rohul, Satu Pria Babak Belur, Tujuh Rekannya Kabur

13
×

Kepergok Curi Satu Ton Sawit di Rohul, Satu Pria Babak Belur, Tujuh Rekannya Kabur

Sebarkan artikel ini

RIAUTIMES.COM, ROHUL – Aksi dugaan pencurian buah kelapa sawit di Kecamatan Kepenuhan, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), berujung penangkapan. Satu pria berhasil diamankan setelah diduga bersama tujuh rekannya mengambil lebih dari satu ton buah sawit dari areal perkebunan.

Pria tersebut sempat mengalami luka setelah dipukuli petugas kebun saat aksinya diketahui. Sementara tujuh orang lainnya berhasil melarikan diri dari lokasi dan hingga kini masih dalam penyelidikan kepolisian.

Kapolres Rokan Hulu AKBP Emil Eka Putra melalui Kapolsek Kepenuhan Iptu Jonnes membenarkan adanya seorang terduga pelaku yang diamankan.

“Iya, ada satu terduga pencurian sawit yang diamankan. Sempat dirawat medis dan sekarang sudah kita amankan,” kata Jonnes, Kamis (20/8/2026).

Polisi belum mengungkap identitas maupun inisial pria tersebut. Jonnes hanya menyebut terduga pelaku merupakan warga sekitar lokasi perkebunan.

“Warga sini juga. Nanti rilis lengkapnya dari Polres ya,” ujarnya.

Berdasarkan informasi sementara yang diperoleh kepolisian, aksi dugaan pencurian tersebut dilakukan secara berkelompok. Diperkirakan ada delapan orang yang berada di lokasi.

Mereka diduga masuk ke areal perkebunan dan menurunkan buah sawit. Namun, aksi tersebut kemudian diketahui petugas kebun.

Saat dipergoki, kelompok tersebut berusaha melarikan diri. Tujuh orang berhasil kabur, sedangkan satu orang tertangkap.

Terduga pelaku yang tertangkap kemudian mengalami luka setelah dihajar petugas kebun. Karena kondisinya tersebut, ia sempat mendapatkan perawatan medis sebelum akhirnya diamankan kepolisian untuk menjalani pemeriksaan.

Polisi kini masih mendalami kasus tersebut, termasuk mencari keberadaan tujuh orang lainnya yang diduga terlibat.

“Kasus ini sedang kita dalami,” kata Jonnes.

Dari pemeriksaan awal, jumlah buah sawit yang diduga telah diturunkan para pelaku tidak sedikit. Totalnya diperkirakan sudah mencapai lebih dari satu ton.

Menariknya, lokasi yang menjadi sasaran dugaan pencurian bukan perkebunan biasa. Areal kebun sawit tersebut merupakan lahan yang berstatus disita oleh Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH).

Kebun tersebut saat ini berada di bawah pengelolaan Agrinas.

“Kebun Agrinas,” ujar Jonnes.

Kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap secara lengkap kronologi kejadian dan peran masing-masing orang yang diduga terlibat. Polisi juga belum merinci jumlah kerugian akibat buah sawit yang telah diturunkan dari kebun tersebut.

Kasus ini selanjutnya ditangani kepolisian untuk menentukan proses hukum terhadap terduga pelaku yang telah diamankan serta memburu tujuh orang lainnya yang berhasil melarikan diri. (Wam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *