Regional

Festival Pacu Jalur Kuansing 2026 Resmi Dibuka, Tepian Narosa Berubah Jadi Lautan Manusia 

17
×

Festival Pacu Jalur Kuansing 2026 Resmi Dibuka, Tepian Narosa Berubah Jadi Lautan Manusia 

Sebarkan artikel ini

RIAUTIMES.COM, TELUK KUANTAN – Festival Pacu Jalur 2026 resmi digelar di Tepian Narosa, Teluk Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Rabu (19/8/2026). Momentum ini dimanfaatkan pemerintah daerah untuk mendorong Tepian Narosa menjadi salah satu destinasi wisata budaya unggulan di Riau.

Pemerintah Kabupaten Kuansing ingin Pacu Jalur tidak hanya ramai ketika festival berlangsung. Kawasan Tepian Narosa diharapkan terus berkembang sebagai tujuan wisata yang mampu menarik kunjungan sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kuantan Singingi, Muklisin mengatakan, kekuatan utama Tepian Narosa bukan hanya terletak pada panorama Sungai Kuantan. Tradisi dan kebudayaan masyarakat Kuansing menjadi modal penting untuk menarik wisatawan.

“Kita ingin Tepian Narosa dikenal sebagai destinasi budaya yang memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. Kita ingin UMKM tumbuh dan semakin banyak orang mengenal kebudayaan Kuansing,” kata Muklisin di sela pembukaan Festival Pacu Jalur 2026, Rabu.

Menurutnya, pengembangan pariwisata harus memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Karena itu, pertumbuhan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) menjadi salah satu bagian penting dari pengembangan kawasan Tepian Narosa.

Ramainya wisatawan yang datang diharapkan ikut meningkatkan penjualan kuliner khas, kerajinan, suvenir hingga berbagai jasa yang dikelola masyarakat lokal.

“Semakin banyak event budaya, semakin banyak peluang usaha untuk masyarakat. Itu tujuan kita,” ujarnya.

Festival Pacu Jalur menjadi salah satu modal besar untuk mewujudkan target tersebut. Tradisi yang telah melekat dengan kehidupan masyarakat Kuansing itu setiap tahun mampu menarik perhatian masyarakat dari berbagai daerah.

Pemerintah daerah pun ingin daya tarik Pacu Jalur memberikan efek yang lebih luas. Tidak hanya terhadap sektor pariwisata, tetapi juga perdagangan, kuliner, transportasi, penginapan dan usaha masyarakat lainnya.

Muklisin juga mengajak masyarakat ikut mengambil peran dalam menjaga citra Kuansing sebagai daerah tujuan wisata.

Warga diminta memberikan pelayanan yang ramah kepada pengunjung sekaligus menciptakan suasana aman dan nyaman selama Festival Pacu Jalur berlangsung.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk menjadi tuan rumah yang baik. Mari kita sambut pengunjung dengan ramah, senyum dan rasa aman serta rasa nyaman. Dan tidak lupa tetap menjunjung tinggi nilai budaya Melayu,” katanya.

Di sisi lain, Pemkab Kuansing mendapatkan dukungan dari Pemerintah Provinsi Riau untuk penyelenggaraan Festival Pacu Jalur 2026.

Muklisin menyebut dukungan Pemprov Riau untuk event budaya tersebut mencapai Rp1,45 miliar.

“Apresiasi yang setinggi-tingginya kami sampaikan kepada Pemprov Riau atas perhatian dan dukungan serta sinergi pada event ini. Alhamdulillah, kita mendapat dukungan dari Pemprov Riau senilai Rp1.450.000.000,” ujarnya.

Festival Pacu Jalur 2026 berlangsung di Tepian Narosa, Teluk Kuantan, pada 19-23 Agustus 2026.

Pemerintah berharap besarnya perhatian terhadap Pacu Jalur dapat menjadi pintu masuk untuk semakin memperkenalkan Tepian Narosa dan kebudayaan Kuansing sebagai destinasi wisata budaya, sekaligus memperbesar dampak ekonomi yang dirasakan masyarakat. (Wam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *