Regional

Koper Terbaca X-Ray, Avsec dan TNI AU Gagalkan Penyelundupan 1 Kg Sabu di Bandara SSK II

26
×

Koper Terbaca X-Ray, Avsec dan TNI AU Gagalkan Penyelundupan 1 Kg Sabu di Bandara SSK II

Sebarkan artikel ini
Petugas Aviation Security (Avsec) Bandara SSK II bersama personel TNI AU Lanud Roesmin Nurjadin mengamankan seorang penumpang diduga menyelundupan narkotika, Selasa (11/8/2026).

RIAUTIMES.COM, PEKANBARU – Upaya penyelundupan narkotika melalui jalur udara berhasil digagalkan di Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru, Selasa (11/8/2026).

Petugas Aviation Security (Avsec) Bandara SSK II bersama personel TNI AU Lanud Roesmin Nurjadin mengamankan seorang penumpang berinisial AY. Dari koper yang dibawanya, petugas menemukan sekitar satu kilogram narkotika yang diduga jenis sabu.

Pengungkapan bermula saat petugas melakukan pemeriksaan terhadap barang bawaan penumpang. AY saat itu akan terbang menggunakan pesawat Citilink dari Pekanbaru menuju Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta.

Saat koper AY melewati mesin X-ray, petugas melihat adanya benda mencurigakan di dalamnya. Temuan tersebut membuat petugas melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Koper kemudian dibuka dan diperiksa secara manual. Dari pemeriksaan itu, petugas menemukan lima bungkus berukuran sedang.

Bungkusan tersebut diduga berisi narkotika jenis sabu. Berat keseluruhannya diperkirakan mencapai sekitar satu kilogram.

Barang terlarang itu diduga disembunyikan di antara lipatan pakaian di dalam koper. AY yang diketahui merupakan warga Aceh kemudian langsung diamankan petugas.

Penumpang tersebut selanjutnya menjalani pemeriksaan awal. Setelah itu, AY bersama barang bukti diserahkan kepada Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau.

Kepala Dinas Operasi Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru, Kolonel Pnb Andri Setiawan, mengatakan pengawasan di kawasan bandara terus ditingkatkan.

Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah jalur penerbangan dimanfaatkan membawa berbagai barang terlarang, termasuk narkotika.

“TNI AU RSN sebagai pihak keamanan di bandara terus melakukan pengamanan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap masuk dan keluarnya barang-barang terlarang, salah satunya narkotika,” ujar Andri.

Menurut Andri, sinergi dengan unsur keamanan bandara akan terus diperkuat. Pengawasan terhadap penumpang maupun barang bawaan menjadi bagian penting dalam mencegah peredaran narkotika melalui jalur udara.

Kasus tersebut kini ditangani Ditresnarkoba Polda Riau. Penyidik akan melakukan pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut.

Polisi juga akan mendalami asal-usul sabu yang dibawa AY. Termasuk menelusuri tujuan pengiriman serta kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam jaringan tersebut.

Pengungkapan ini sekaligus menunjukkan ketatnya pengawasan terhadap barang bawaan penumpang di Bandara SSK II Pekanbaru. Sinergi Avsec dan TNI AU menjadi salah satu lapisan pengamanan untuk mencegah peredaran narkotika melalui jalur penerbangan. (Tfa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *