Regional

Erupsi Krakatau Masih Ganggu Penerbangan Pekanbaru-Jakarta, Rute Lain Tetap Beroperasi

21
×

Erupsi Krakatau Masih Ganggu Penerbangan Pekanbaru-Jakarta, Rute Lain Tetap Beroperasi

Sebarkan artikel ini

RIAUTIMES.COM, PEKANBARU – Dampak erupsi Gunung Anak Krakatau masih memengaruhi penerbangan dari dan menuju Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II (SSK II) Pekanbaru, khususnya untuk rute Jakarta.

Hingga Senin (7/9/2026), penerbangan dari Pekanbaru menuju Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, maupun sebaliknya masih belum beroperasi.

Namun, penerbangan menuju sejumlah kota lain dipastikan tetap berjalan normal.

PGS General Manager Bandara Internasional SSK II Pekanbaru, Imamura Ginting, mengatakan sejauh ini tidak ada pembatalan penerbangan untuk rute selain Jakarta.

“Sampai hari ini tidak ada pembatalan penerbangan rute selain Jakarta,” kata Imamura, Senin (7/9/2026).

Menurutnya, sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau masih terkonsentrasi di wilayah Jawa dan sekitarnya. Karena itu, penerbangan dari Pekanbaru menuju daerah lain yang tidak terdampak masih dinilai aman untuk beroperasi.

“Untuk penerbangan di luar dari itu menurut kami masih aman, karena dari pihak maskapai sampai dengan saat ini juga tidak ada pemberitahuan pembatalan di luar dari bandara yang ditutup,” jelasnya.

Meski demikian, pihak bandara belum dapat memastikan apakah jumlah pembatalan penerbangan akan bertambah atau tidak.

Kondisi penerbangan masih sangat bergantung pada perkembangan sebaran abu vulkanik dan situasi alam dalam beberapa waktu ke depan.

Di tengah gangguan penerbangan tersebut, situasi di Bandara SSK II Pekanbaru selama dua hari terakhir disebut relatif kondusif.

Imamura mengatakan masyarakat dinilai cukup memahami bahwa pembatalan penerbangan terjadi akibat faktor alam yang berada di luar kendali pihak bandara maupun maskapai.

Pihak bandara berharap kondisi segera membaik dan bandara-bandara yang terdampak dapat kembali beroperasi normal.

Dengan demikian, mobilitas penumpang dari Riau menuju Jakarta maupun sebaliknya dapat kembali berjalan seperti biasa. (Wam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *