Regional

Dukung Munaslub, ForJatel Riau Harap APJATEL Semakin Solid dan Transparan

65
×

Dukung Munaslub, ForJatel Riau Harap APJATEL Semakin Solid dan Transparan

Sebarkan artikel ini

PEKANBARU – Forum Jaringan Telekomunikasi (ForJatel) Riau menyatakan dukungannya terhadap dorongan pelaksanaan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (APJATEL) tingkat pusat. Dukungan ini muncul seiring menguatnya aspirasi anggota yang menginginkan adanya evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan dan tata kelola organisasi.

Langkah Munaslub dinilai menjadi respons atas berbagai dinamika internal yang berkembang. Sejumlah anggota menyoroti kebijakan yang dianggap memberatkan, serta kurangnya transparansi dalam proses pengambilan keputusan, terutama terkait program relokasi dan penataan jaringan telekomunikasi di sejumlah daerah.

Perwakilan ForJatel Riau, Hisam Setiawan, mengatakan kondisi tersebut mencerminkan menurunnya tingkat kepercayaan anggota terhadap kepengurusan saat ini.

“Kondisi ini menunjukkan bahwa organisasi APJATEL sedang tidak baik-baik saja. Banyak anggota mempertanyakan transparansi dan proses pengambilan keputusan yang tidak melibatkan mereka,” ujarnya.

Di daerah, persoalan ini juga berkaitan dengan program penataan jaringan kabel telekomunikasi yang tengah berjalan di Kota Pekanbaru. ForJatel Riau menegaskan pihaknya mendukung kebijakan Pemerintah Kota Pekanbaru, namun pelaksanaannya harus mengedepankan prinsip transparansi dan keadilan.

“Kami mendukung penuh kebijakan Pemko Pekanbaru. Namun kami juga ingin memastikan bahwa pelaksanaannya transparan, efisien, dan tidak memberatkan pelaku usaha,” kata Hisam.

Ia menambahkan, seluruh pelaku usaha yang memiliki izin resmi dari pemerintah pusat dan beroperasi di daerah perlu dilibatkan dalam setiap kebijakan yang berdampak langsung terhadap operasional mereka di lapangan.

ForJatel Riau juga mengingatkan agar program penataan jaringan tidak mengulang persoalan sebelumnya yang sempat menimbulkan kekecewaan di internal organisasi.

“Kami tidak ingin program ini berujung pada masalah yang sama, seperti kurangnya transparansi dan adanya kepentingan tertentu yang justru merugikan pelaku usaha, terutama pelaku usaha lokal,” tegasnya.

Sebagai penutup, ForJatel Riau menegaskan komitmennya untuk tetap menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan tata kelola infrastruktur telekomunikasi yang rapi, tertib, dan berkeadilan melalui semangat Pekanbaru RAPI (Ruang Aman Penataan Jaringan Infrastruktur). (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *