Regional

Kebakaran Toko Bangunan di Pekanbaru Nyaris Merembet, Dua Ruko Berhasil Diselamatkan

9
×

Kebakaran Toko Bangunan di Pekanbaru Nyaris Merembet, Dua Ruko Berhasil Diselamatkan

Sebarkan artikel ini
Kebakaran ruko di Jalan Jendral Labuh Baru, Senin (27/7/2026).

PEKANBARU – Kebakaran melanda sebuah toko bangunan tiga lantai di Jalan Jenderal Nomor 8 J, Kelurahan Labuh Baru Timur, Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru, Senin (27/7/2026).

Api menghanguskan lantai satu dan dua Toko Bangunan Perdana Besi. Kebakaran juga menyebabkan dua warga mengalami luka bakar ringan.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Pekanbaru, Zarman Candra, mengatakan petugas berhasil mencegah api merambat ke dua ruko yang berada di sisi kiri dan kanan bangunan.

“Dua ruko di sebelah lokasi berhasil diselamatkan. Petugas melakukan pemadaman dan melokalisasi api agar tidak merambat ke bangunan lainnya,” kata Zarman.

Bangunan yang terbakar memiliki ukuran sekitar 5 x 20 meter. Laporan kebakaran diterima petugas, kemudian armada diberangkatkan menuju lokasi dua menit setelahnya.

Sebanyak delapan unit mobil pemadam kebakaran dan satu unit kendaraan penyelamatan dikerahkan dari Pos 13, Pos 13.01, dan Pos 13.06.

Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan pemadaman dari sejumlah sisi bangunan. Upaya tersebut dilakukan untuk menahan pergerakan api yang telah membakar lantai satu dan dua serta berpotensi menjalar ke ruko di sekitarnya.

Dalam peristiwa itu tidak terdapat korban jiwa. Namun, dua warga bernama Indra dan Eni mengalami luka bakar ringan.

Belum diketahui secara pasti aktivitas kedua korban saat api mulai membesar. Keduanya telah mendapat penanganan setelah dievakuasi dari sekitar lokasi kebakaran.

Proses pemadaman dilanjutkan dengan pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala. Seluruh operasi dinyatakan selesai sekitar pukul 12.05 WIB.

Selama proses penanganan, sejumlah peralatan pemadam juga mengalami kerusakan. Satu kapak milik armada MPK 026 patah, sedangkan satu selang berukuran 1,5 inci rusak saat digunakan.

Penyebab kebakaran hingga kini masih diselidiki pihak berwenang. Sementara itu, nilai kerugian akibat terbakarnya bangunan dan barang-barang di dalam toko masih dalam pendataan. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *