BENGKALIS – Pemerintah Kabupaten Bengkalis bergerak cepat membantu warga yang terdampak bencana angin puting beliung di Desa Api-Api, Kecamatan Bandar Laksamana. Sebagai bentuk kepedulian, Bupati Bengkalis Kasmarni menyerahkan secara simbolis bantuan kepada para korban, Jumat (24/7/2026).
Bantuan tersebut menjadi wujud komitmen pemerintah daerah untuk hadir di tengah masyarakat saat menghadapi musibah, sekaligus mempercepat proses pemulihan pascabencana.
Angin puting beliung yang melanda wilayah itu beberapa waktu lalu mengakibatkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan. Tak hanya permukiman, fasilitas pendidikan juga ikut terdampak sehingga membutuhkan penanganan segera.
Sejak bencana terjadi, Pemkab Bengkalis langsung menerjunkan tim untuk melakukan pendataan kerusakan, penanganan darurat, hingga menyalurkan berbagai bentuk bantuan guna membantu masyarakat kembali bangkit.
Dalam kesempatan tersebut, Kasmarni menyerahkan bantuan kemanusiaan yang berasal dari berbagai elemen masyarakat. PGRI Kecamatan Bukit Batu menyalurkan bantuan sebesar Rp15 juta untuk SMP Negeri 1 Bandar Laksamana dan Rp4.791.000 bagi TK Negeri 1 Bandar Laksamana.
Sementara itu, Baznas Kabupaten Bengkalis turut memberikan bantuan untuk sekolah maupun rumah warga yang terdampak. Bantuan tersebut meliputi Rp15 juta untuk SMPN 1 Bandar Laksamana, Rp5 juta untuk TKN 1 Bandar Laksamana, Rp15 juta bagi dua rumah yang mengalami kerusakan berat, serta Rp7,5 juta untuk tiga rumah dengan kategori rusak ringan.
Kasmarni menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang dialami masyarakat Desa Api-Api. Menurutnya, cobaan tersebut menjadi duka bersama, namun semangat gotong royong diyakini mampu mempercepat proses pemulihan.
“Musibah ini tentu menjadi duka bagi kita semua. Namun saya yakin, dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, kita mampu bangkit. Pemkab Bengkalis akan terus hadir memberikan perhatian serta dukungan kepada masyarakat terdampak,” ujar Kasmarni.
Bupati perempuan pertama di Negeri Junjungan itu juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah menunjukkan kepedulian, baik melalui bantuan moril maupun materiil. Menurutnya, kontribusi PGRI, Baznas, dan berbagai pihak lainnya menjadi bukti kuatnya semangat solidaritas yang terus terjaga di Kabupaten Bengkalis.
Selain menyerahkan bantuan, Kasmarni mengingatkan masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan mengingat potensi cuaca ekstrem masih dapat terjadi. Ia meminta seluruh perangkat daerah, pemerintah kecamatan, hingga pemerintah desa memperkuat koordinasi dan langkah mitigasi untuk meminimalkan risiko jika bencana serupa kembali terjadi.
Penyerahan bantuan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis, di antaranya Kepala Dinas Sosial H. Hambali, Kepala Dinas Pendidikan Hadi Prasetyo, Kepala Dinas Kesehatan Ermanto, Kepala Dinas Perkimtan Adi Pranoto, Kepala Bappeda Rinto, Kalaksa BPBD Salman Alfarisi, Kasatpol PP H. Alfakhrurrazy, Camat Bandar Laksamana Risky Afriandi, serta Ketua Baznas Bengkalis Ismail. (***)






















