Pendidikan

UIR Selangkah Lagi Buka Prodi Kedokteran Gigi dan Profesi Psikologi

38
×

UIR Selangkah Lagi Buka Prodi Kedokteran Gigi dan Profesi Psikologi

Sebarkan artikel ini

PEKANBARU – Universitas Islam Riau (UIR) memasuki tahap akhir proses pembukaan Fakultas Kedokteran Gigi Program Studi Kedokteran Gigi serta Program Studi Profesi Psikologi. Tahapan tersebut ditandai dengan pelaksanaan evaluasi lapangan oleh tim Direktorat Kelembagaan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia.

Evaluasi berlangsung di Ruang Sidang Gedung Rektorat UIR, Senin (18/5), sebagai bagian dari proses verifikasi kesiapan akademik dan kelembagaan sebelum izin operasional kedua program studi diterbitkan.

Tim evaluator yang hadir terdiri dari Lingga Kresna Adiputra, Abdul Rosid, Sefryan Daru Sasongko, Marwanto, serta sejumlah evaluator lain yang mengikuti secara langsung maupun melalui konferensi daring.

Dalam proses tersebut, tim melakukan peninjauan menyeluruh terhadap dokumen usulan, borang akademik, kesiapan sumber daya manusia, hingga sarana dan prasarana pendukung pendidikan.

Kegiatan evaluasi turut dihadiri perwakilan Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Kesehatan, Pemerintah Kota Pekanbaru, Kepala LLDIKTI Wilayah XVII, jajaran Yayasan Lembaga Pendidikan Islam (YLPI) Riau, serta pimpinan Universitas Islam Riau.

Rektor UIR, Assoc. Prof. Dr. Admiral, mengatakan seluruh proses persiapan pembukaan kedua program studi telah dilakukan secara matang oleh tim task force universitas.

“Tim telah mengerjakan semua persiapan dengan sebaik-baiknya. Catatan evaluasi hari ini akan segera kami tindak lanjuti agar seluruh persyaratan dapat terpenuhi sesuai standar yang ditetapkan,” ujarnya.

Menurutnya, evaluasi lapangan menjadi tahapan penting untuk memastikan kesiapan akademik, administrasi, dan fasilitas pendukung sebelum program studi resmi beroperasi.

Kepala LLDIKTI Wilayah XVII, Dr. H. Nopriadi, turut mengapresiasi kesiapan UIR yang dinilai telah bekerja secara sistematis dan terstruktur dalam proses pengajuan pembukaan program studi baru.

Ia menyebut tahap evaluasi lapangan sangat krusial karena menjadi proses pencocokan antara dokumen pengajuan dengan kondisi nyata di lapangan, baik dari sisi sumber daya manusia, fasilitas pendidikan, maupun standar akademik.

Setelah evaluasi lapangan selesai, proses selanjutnya akan dilanjutkan dengan validasi akreditasi sementara sebelum izin operasional resmi diterbitkan kementerian.

Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen Universitas Islam Riau sebagai salah satu perguruan tinggi tertua di Provinsi Riau untuk terus meningkatkan mutu pendidikan tinggi serta mencetak lulusan yang profesional dan kompetitif. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *