PEKANBARU — Kabar baik bagi calon murid yang belum berhasil masuk sekolah negeri pada proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026. Pemerintah Provinsi Riau kembali membuka kesempatan melalui jalur afirmasi di SMA dan SMK swasta dengan total daya tampung mencapai 2.179 kursi.
Program ini menjadi alternatif bagi siswa yang belum mendapatkan sekolah setelah proses penerimaan di sekolah negeri selesai. Melalui jalur afirmasi tersebut, peserta didik tetap memiliki kesempatan untuk melanjutkan pendidikan pada tahun ajaran baru tanpa harus menunda sekolah.
Kepala Dinas Pendidikan Riau, Erisman Yahya, mengatakan pendaftaran jalur afirmasi untuk SMA dan SMK swasta mulai dibuka pada Selasa (23/6/2026) dan akan berlangsung hingga Jumat (26/6/2026) pukul 12.00 WIB.
“Hari ini dibuka hingga 26 Juni pukul 12.00 WIB, SPMB SMA/SMK Swasta jalur afirmasi. Ada 44 sekolah swasta yang bisa didaftar,” kata Erisman.
Menurut Erisman, puluhan sekolah swasta tersebut telah menyatakan kesiapan untuk menerima peserta didik melalui mekanisme jalur afirmasi yang difasilitasi Pemerintah Provinsi Riau.
Tersebar di Enam Kabupaten dan Kota
Sebanyak 44 sekolah yang dilibatkan dalam program ini terdiri dari 12 SMA swasta dan 32 SMK swasta. Seluruh sekolah tersebut tersebar di enam kabupaten dan kota, yakni Pekanbaru, Dumai, Kampar, Bengkalis, Indragiri Hulu, dan Rokan Hilir.
“Sebanyak 44 sekolah swasta, 12 SMA swasta dan 32 SMK swasta. Ada di Pekanbaru, Dumai, Kampar, Bengkalis, Indragiri Hulu dan Rokan Hilir,” ujarnya.
Keterlibatan sekolah swasta di berbagai daerah tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan layanan pendidikan dan memberikan pilihan yang lebih banyak bagi calon murid sesuai lokasi tempat tinggal masing-masing.
Selain membantu menampung siswa yang belum memperoleh sekolah, program ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan pemerataan akses pendidikan menengah di seluruh wilayah Riau.
Daya Tampung Capai 2.179 Kursi
Pemprov Riau menyiapkan total 2.179 kursi melalui jalur afirmasi sekolah swasta. Dari jumlah tersebut, sebanyak 424 kursi tersedia di SMA swasta, sedangkan 1.755 kursi disediakan oleh SMK swasta.
Besarnya kuota yang disediakan menunjukkan peran penting sekolah swasta dalam mendukung pemerataan pendidikan di Riau, terutama saat jumlah pendaftar di sekolah negeri melebihi kapasitas yang tersedia.
Kota Pekanbaru menjadi daerah dengan daya tampung terbesar karena memiliki jumlah sekolah swasta yang lebih banyak dibanding daerah lainnya. Sejumlah sekolah bahkan membuka kuota dalam jumlah cukup besar.
SMK Kansai Pekanbaru menjadi salah satu sekolah dengan daya tampung terbanyak, yakni mencapai 250 kursi. Kemudian disusul SMK Bina Profesi Pekanbaru yang menyediakan 150 kursi dan SMA Plus Terpadu Pekanbaru yang membuka 100 kursi untuk peserta jalur afirmasi.
Selain sekolah-sekolah tersebut, sejumlah SMA dan SMK swasta lainnya di Dumai, Kampar, Bengkalis, Indragiri Hulu, serta Rokan Hilir juga turut menyediakan kuota untuk menampung calon murid yang belum mendapatkan sekolah.
Kesempatan Terbatas, Orang Tua Diminta Segera Mendaftar
Dinas Pendidikan Riau mengingatkan bahwa masa pendaftaran jalur afirmasi sekolah swasta hanya berlangsung selama empat hari. Karena itu, calon murid dan orang tua diminta segera memanfaatkan kesempatan tersebut sebelum masa pendaftaran berakhir.
“Kami mengimbau calon murid dan orang tua untuk memanfaatkan jalur afirmasi ini dengan segera karena waktu pendaftaran hanya berlangsung hingga 26 Juni 2026,” kata Erisman.
Ia berharap jalur afirmasi sekolah swasta dapat menjadi solusi bagi siswa yang belum tertampung di sekolah negeri, sehingga seluruh anak usia sekolah tetap memperoleh hak yang sama untuk melanjutkan pendidikan.
Dengan dukungan 44 sekolah swasta dan ribuan kursi yang tersedia, Pemerintah Provinsi Riau berupaya memastikan tidak ada calon murid yang kehilangan kesempatan mengenyam pendidikan menengah hanya karena keterbatasan daya tampung di sekolah negeri. (***)



















