PEKANBARU – Minat baca masyarakat di Kota Pekanbaru terus menunjukkan peningkatan. Hal itu terlihat dari tingginya angka kunjungan ke Perpustakaan Tenas Effendy yang kini hampir mencapai seribu orang setiap hari.
Berdasarkan data Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dispusip) Kota Pekanbaru, rata-rata kunjungan harian ke perpustakaan tersebut mencapai 978 orang per hari.
Kepala Dispusip Kota Pekanbaru, Muhammad Amin mengatakan, tingginya jumlah pengunjung menjadi indikator meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya literasi.
“Rata-rata kunjungan ke Perpustakaan Tenas Effendy mencapai 978 orang per hari,” ujarnya.
Ia menjelaskan, total kunjungan selama Januari hingga April 2026 hampir menembus angka 30 ribu orang. Jumlah tersebut berasal dari pengunjung yang datang langsung ke perpustakaan maupun masyarakat yang mengakses layanan digital.
Menurut Amin, antusiasme masyarakat tidak hanya terlihat dari kunjungan ke gedung perpustakaan di Jalan DR Soetomo, tetapi juga dari penggunaan layanan buku digital yang terus meningkat.
Saat ini, Perpustakaan Tenas Effendy menyediakan sekitar 38 ribu eksemplar buku cetak. Selain itu, tersedia sekitar delapan ribu koleksi buku digital atau e-book yang dapat diakses melalui aplikasi iPekanbaru.
“Pengunjung tidak hanya datang langsung ke perpustakaan, tetapi juga banyak yang memanfaatkan layanan digital melalui aplikasi iPekanbaru,” jelasnya.
Untuk memperluas akses literasi, Dispusip Pekanbaru juga menghadirkan fasilitas pojok baca digital atau pocadi di sejumlah Ruang Terbuka Hijau (RTH).
Fasilitas tersebut tersedia di antaranya di RTH Ratu Kaca Mayang di Jalan Jenderal Sudirman dan RTH Tunjuk Ajar Integritas di Jalan Ahmad Yani.
Amin menyebut, berbagai upaya yang dilakukan berdampak positif terhadap indeks literasi daerah. Saat ini, tingkat literasi Kota Pekanbaru berada di posisi kedua tertinggi di Provinsi Riau.
“Ke depan kami terus menambah koleksi buku digital dan memperluas akses layanan agar tingkat literasi masyarakat semakin meningkat,” katanya.
Selain penguatan layanan digital, Dispusip Pekanbaru juga terus melakukan peningkatan fasilitas fisik perpustakaan. Beberapa fasilitas yang disiapkan di antaranya ruang diskusi, ruang komunal hingga studio.
Pihaknya juga aktif melakukan sosialisasi ke berbagai kecamatan agar masyarakat semakin mengenal keberadaan dua perpustakaan besar di Pekanbaru, yakni Perpustakaan Soeman HS dan Perpustakaan Tenas Effendy. (***)


















