Pendidikan

UIN Suska Riau Perkuat Komitmen Cegah Kekerasan Seksual, Seluruh Unsur Kampus Teken Pakta Integritas

11
×

UIN Suska Riau Perkuat Komitmen Cegah Kekerasan Seksual, Seluruh Unsur Kampus Teken Pakta Integritas

Sebarkan artikel ini

Deklarasi Anti Kekerasan Seksual Jadi Langkah Konkret Mewujudkan Kampus Aman dan Inklusif

PEKANBARU – Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau memperkuat komitmennya dalam mencegah dan menangani kekerasan seksual melalui penandatanganan Pakta Integritas Deklarasi Anti Kekerasan Seksual yang melibatkan seluruh elemen kampus.

Komitmen tersebut tidak hanya melibatkan pimpinan universitas, tetapi juga dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, petugas keamanan, hingga petugas kebersihan. Keterlibatan seluruh unsur kampus menjadi simbol kesepakatan bersama untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk kekerasan seksual.

Deklarasi yang diinisiasi oleh Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS) UIN Suska Riau itu digelar bertepatan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila, Senin (1/6/2026).

Rektor UIN Suska Riau, Prof. Dr. Hj. Leny Nofianti, menegaskan bahwa upaya pencegahan kekerasan seksual merupakan tanggung jawab bersama seluruh warga kampus. Menurutnya, nilai-nilai Pancasila harus menjadi pijakan dalam membangun budaya akademik yang berintegritas, inklusif, serta menghormati harkat dan martabat manusia.

“Nilai-nilai Pancasila harus menjadi landasan dalam membangun budaya kampus yang berintegritas, inklusif, dan menjunjung tinggi martabat kemanusiaan. Pencegahan kekerasan seksual merupakan tanggung jawab bersama yang harus didukung seluruh warga kampus,” ujarnya.

Komitmen Institusi Bukan Sekadar Simbol

Ketua Satgas PPKS UIN Suska Riau, Ikhwanisifa, M.Psi., Psikolog, mengatakan penandatanganan deklarasi dan pakta integritas tersebut merupakan bentuk keseriusan institusi dalam memperkuat upaya pencegahan maupun penanganan kekerasan seksual di lingkungan perguruan tinggi.

Menurutnya, komitmen bersama itu penting untuk membangun kesadaran seluruh sivitas akademika bahwa kampus harus menjadi ruang yang aman bagi siapa pun, baik untuk belajar maupun bekerja.

“Melalui deklarasi ini, kami ingin mempertegas komitmen institusi dalam mendukung pencegahan dan penanganan kekerasan seksual. Harapannya, seluruh sivitas akademika semakin memahami pentingnya menciptakan ruang belajar dan bekerja yang aman bagi semua pihak,” kata Ikhwanisifa.

Ia menambahkan, keterlibatan seluruh elemen kampus dalam penandatanganan deklarasi menunjukkan bahwa upaya pencegahan kekerasan seksual tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan dukungan kolektif dari seluruh warga kampus.

Implementasi Nilai Pancasila di Lingkungan Pendidikan

Momentum Hari Lahir Pancasila tahun 2026 menjadi pengingat bahwa pengamalan nilai-nilai Pancasila tidak cukup diwujudkan melalui kegiatan seremonial semata. Nilai kemanusiaan, keadilan, dan penghormatan terhadap hak setiap individu harus tercermin dalam tindakan nyata di lingkungan pendidikan.

Melalui Deklarasi Anti Kekerasan Seksual, UIN Suska Riau menegaskan komitmennya untuk terus membangun budaya kampus yang berkeadilan, berintegritas, inklusif, dan bebas dari kekerasan.

Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya menjaga hak, keselamatan, serta martabat seluruh sivitas akademika, sehingga kampus dapat menjadi ruang yang aman dan mendukung perkembangan setiap individu tanpa rasa takut maupun diskriminasi. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *