PEKANBARU – Dinas Pendidikan Riau menetapkan empat jalur penerimaan dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA Negeri Tahun Ajaran 2026/2027.
Kepala Disdik Riau, Erisman Yahya, mengatakan pembagian kuota dilakukan untuk memberikan kesempatan yang adil bagi seluruh calon peserta didik sesuai kondisi dan prestasi masing-masing.
Jalur Domisili mendapat kuota 30 persen. Jalur ini diperuntukkan bagi calon murid yang berdomisili di wilayah yang telah ditetapkan pemerintah daerah dengan kepemilikan Kartu Keluarga minimal satu tahun.
Penentuan kelulusan dilakukan berdasarkan rata-rata nilai rapor semester I hingga V, jarak tempat tinggal ke sekolah, usia, dan waktu pendaftaran.
Sementara itu, Jalur Afirmasi juga memperoleh kuota 30 persen. Jalur ini diperuntukkan bagi siswa dari keluarga ekonomi tidak mampu dan penyandang disabilitas.
Seleksi dilakukan berdasarkan jarak tempat tinggal ke sekolah, usia, serta waktu pendaftaran.
Selanjutnya Jalur Mutasi mendapat kuota 5 persen bagi siswa yang mengikuti perpindahan tugas orang tua atau wali, baik ASN, TNI, Polri, maupun pegawai BUMN dan BUMD.
Adapun Jalur Prestasi menjadi jalur dengan kuota terbesar yakni 35 persen.
Kuota tersebut terdiri atas prestasi nilai rapor 7 persen, tahfiz Al-Qur’an 8 persen, kepemimpinan 5 persen, prestasi internasional 2 persen, TKA 3 persen, serta prestasi akademik dan non-akademik 10 persen.
Menurut Erisman, masyarakat diharapkan memahami seluruh jalur yang tersedia agar dapat memilih jalur yang paling sesuai dengan kondisi masing-masing calon siswa. (***)



















