Ekonomi

Harga Sawit Riau Kembali Naik, TBS Usia 9 Tahun Tembus Rp3.831 per Kilogram

16
×

Harga Sawit Riau Kembali Naik, TBS Usia 9 Tahun Tembus Rp3.831 per Kilogram

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi buah sawit. (foto : mcr)

PEKANBARU – Kabar baik kembali datang bagi petani kelapa sawit mitra plasma di Provinsi Riau. Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit untuk periode 1–7 Juli 2026 kembali mengalami kenaikan.

Berdasarkan hasil rapat Tim Penetapan Harga Pembelian TBS Kelapa Sawit Mitra Plasma Provinsi Riau, harga tertinggi tercatat pada kelompok tanaman berusia 9 tahun yang naik Rp55,60 per kilogram atau 1,47 persen dibandingkan periode sebelumnya. Dengan kenaikan tersebut, harga TBS mencapai Rp3.831,76 per kilogram.

Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Riau, Supriadi, mengatakan penetapan harga kali ini telah menggunakan mekanisme baru sesuai Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 13 Tahun 2024, termasuk penerapan tabel rendemen terbaru hasil kajian Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) Medan.

“Kenaikan harga minggu ini lebih disebabkan oleh meningkatnya harga crude palm oil (CPO) dan kernel di pasar. Karena itu, harga TBS petani juga ikut terdongkrak,” kata Supriadi.

Ia menjelaskan, harga cangkang pada periode ini ditetapkan sebesar Rp19,77 per kilogram dengan indeks K sebesar 92,87 persen. Sementara itu, harga jual CPO naik Rp167,21 per kilogram dibandingkan pekan sebelumnya, sedangkan harga kernel meningkat lebih tinggi, yakni Rp444,40 per kilogram.

Supriadi menambahkan, terdapat beberapa pabrik kelapa sawit (PKS) yang tidak melakukan penjualan pada periode ini. Sesuai ketentuan Permentan Nomor 13 Tahun 2024 Pasal 16, harga CPO dan kernel yang digunakan mengacu pada harga rata-rata tim. Apabila memenuhi validasi kedua, maka digunakan harga rata-rata KPBN.

Untuk periode 1–7 Juli 2026, harga rata-rata CPO KPBN ditetapkan sebesar Rp15.525 per kilogram, sedangkan harga kernel KPBN mencapai Rp12.795 per kilogram.

Menurutnya, Pemerintah Provinsi Riau terus melakukan pembenahan tata kelola penetapan harga TBS agar semakin transparan, akuntabel, dan memberikan rasa keadilan bagi petani maupun perusahaan yang bermitra.

“Kami terus memperbaiki tata kelola penetapan harga agar sesuai regulasi dan berkeadilan bagi kedua belah pihak. Komitmen ini didukung Pemerintah Provinsi Riau bersama Kejaksaan Tinggi Riau sehingga diharapkan berdampak pada meningkatnya pendapatan petani dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Berikut daftar harga TBS kelapa sawit mitra plasma Provinsi Riau periode 1–7 Juli 2026:

– Umur 3 tahun: Rp2.949,68/kg

– Umur 4 tahun: Rp3.347,18/kg

– Umur 5 tahun: Rp3.548,50/kg

– Umur 6 tahun: Rp3.703,60/kg

– Umur 7 tahun: Rp3.782,99/kg

– Umur 8 tahun: Rp3.827,74/kg

– Umur 9 tahun: Rp3.831,76/kg (tertinggi)

– Umur 10–20 tahun: Rp3.810,90/kg

– Umur 21 tahun: Rp3.750,55/kg

– Umur 22 tahun: Rp3.692,58/kg

– Umur 23 tahun: Rp3.630,79/kg

– Umur 24 tahun: Rp3.563,01/kg

– Umur 25 tahun: Rp3.486,85/kg

– Umur 26 tahun: Rp3.440,62/kg

– Umur 27 tahun: Rp3.394,14/kg

– Umur 28 tahun: Rp3.348,86/kg

– Umur 29 tahun: Rp3.331,61/kg

– Umur 30 tahun: Rp3.317,24/kg. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *