Nasional

HKA Siagakan 25 Personel Antisipasi Dampak Karhutla di Tol Palindra

29
×

HKA Siagakan 25 Personel Antisipasi Dampak Karhutla di Tol Palindra

Sebarkan artikel ini

PALEMBANG – PT Hakaaston (HKA) meningkatkan kesiagaan petugas dan memperkuat koordinasi dengan sejumlah instansi terkait untuk mengantisipasi dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sekitar ruas Tol Palembang–Indralaya (Palindra), Sumatera Selatan.

Langkah tersebut dilakukan guna menjaga keselamatan pengguna jalan sekaligus memastikan layanan operasional jalan tol tetap berjalan selama proses penanganan karhutla berlangsung.

Kejadian karhutla di sekitar ruas tol tersebut terpantau sejak Juli 2026 dan masih berlangsung hingga Oktober 2026. Intensitas kebakaran tertinggi terjadi pada Agustus hingga September, sehingga HKA terus menyiagakan petugas di sejumlah titik yang berdekatan dengan area terdampak.

Dalam mengantisipasi potensi gangguan lalu lintas, HKA melakukan pemantauan secara berkala terhadap kondisi api, arah asap, hingga jarak pandang pengguna jalan. Pengamanan lalu lintas juga disiapkan sebelum titik lokasi karhutla agar pengaturan dapat segera dilakukan apabila situasi di lapangan berubah.

Sebanyak 25 personel disiagakan untuk mendukung penanganan tersebut. Mereka terdiri atas tim patroli, penyelamatan (rescue), derek, dan medis, serta mendapat dukungan dari personel Patroli Jalan Raya (PJR) dan personel Bawah Kendali Operasi (BKO) dari instansi terkait.

HKA turut menyiapkan sejumlah armada, di antaranya kendaraan patroli, kendaraan rescue, kendaraan derek yang dilengkapi tangki air, kendaraan water tank berkapasitas 5.000 liter, serta ambulans.

Sementara itu, proses pemadaman api dilakukan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ogan Ilir, Manggala Agni, dan Kepolisian Resor Ogan Ilir yang mengerahkan kendaraan armoured water cannon (AWC).

BNPB bersama BPBD juga mendirikan posko penanganan karhutla di Gerbang Tol Pemulutan. Jika kondisi di lapangan membutuhkan penanganan lebih lanjut, dukungan pemadaman melalui helikopter water bombing turut disiapkan.

Koordinasi lintas instansi ini bukan kali pertama dilakukan. HKA sebelumnya telah beberapa kali bekerja sama dengan BPBD, Manggala Agni, dan kepolisian setempat dalam menangani kejadian karhutla di sekitar ruas tol kelolaan.

Pengalaman koordinasi tersebut menjadi salah satu upaya untuk mempercepat respons petugas ketika kebakaran kembali terjadi.

Direktur Operasi HKA, Aminudin Azis, mengatakan kecepatan penyampaian informasi dan koordinasi antarinstansi menjadi faktor penting dalam penanganan kejadian karhutla di sekitar jalan tol.

“Yang kami pastikan adalah pengguna jalan selalu mendapat informasi kondisi terkini dan pengaturan lalu lintas yang tepat. Petugas kami memantau kondisi di sepanjang ruas secara berkala dan berkoordinasi dengan instansi penanggulangan bencana serta aparat setempat agar setiap perubahan di lapangan dapat direspons cepat,” ujar Aminudin. Kamis (22/10/2026).

Ia juga mengingatkan pengguna jalan agar tetap berhati-hati saat melintasi area yang terdampak asap karhutla.

“Kami juga mengimbau pengguna jalan untuk menyesuaikan kecepatan dan menyalakan lampu kendaraan apabila melintasi area berasap, serta segera menghubungi call center apabila menemukan kondisi yang membahayakan di jalan tol,” tambahnya.

Melalui kesiagaan personel, ketersediaan armada, dan koordinasi dengan instansi terkait, HKA berupaya menjaga keamanan pengguna jalan sekaligus mempertahankan kelancaran lalu lintas di tengah dampak karhutla.

Upaya tersebut juga ditujukan untuk menjaga konektivitas dan mobilitas masyarakat di Sumatera Selatan, sejalan dengan Asta Cita ke-8 pemerintah dalam memperkuat keselarasan kehidupan yang harmonis dengan lingkungan dan alam.

Pengguna jalan yang membutuhkan informasi kondisi lalu lintas atau ingin menyampaikan laporan dapat menghubungi call center 150-700 atau WhatsApp 08112-77000. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *