PEKANBARU — Belum genap 24 jam dilantik, I Dewa Gede Wirajana SH MH langsung tancap gas.
Kajati Riau yang baru ini tak mau buang waktu. Sehari setelah resmi dilantik Jaksa Agung RI ST Burhanuddin di Jakarta pada Rabu (29/4/2026), ia langsung mendarat di Pekanbaru dan bergegas ke kantor.
Kamis (30/4/2026), hari pertamanya menginjakkan kaki di Bumi Lancang Kuning, Wirajana langsung mengumpulkan seluruh jajaran Kejaksaan Tinggi hingga Kejaksaan Negeri se-Provinsi Riau. Pertemuan digelar secara hybrid di Sasana HM. Prasetyo — dan pesannya tegas sejak awal.
Integritas bukan pilihan, tapi kewajiban.
“Jaga amanah yang sudah diberikan. Jauhi segala perbuatan tercela yang bisa mencoreng institusi kita,” begitu inti arahannya kepada seluruh jaksa dan pegawai yang hadir.
Tak hanya bicara soal moral, Wirajana juga minta semua bekerja sesuai tugas dan fungsinya masing-masing, memperkuat pengawasan di setiap lini, dan rutin melakukan evaluasi kinerja. Bukan sekadar formalitas — tapi sebagai budaya kerja yang harus dibangun dari sekarang.
Usai memberi arahan, ia pun keliling kantor. Meninjau langsung sarana dan prasarana Kejati Riau, memastikan pelayanan publik siap berjalan optimal dan profesional.
Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Riau, Zikrullah, menyebut langkah perdana sang Kajati ini bukan sekadar seremonial.
“Langkah awal ini menjadi penegasan bahwa kepemimpinan baru berfokus pada penguatan integritas, peningkatan kinerja, serta optimalisasi pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Selamat datang di Riau, Pak Wirajana. Bumi Lancang Kuning menanti gebrakan nyata. (***)








