Regional

Antrean Solar Mengular di Pekanbaru, Waspadai Macet di Harapan Raya hingga Soekarno-Hatta

34
×

Antrean Solar Mengular di Pekanbaru, Waspadai Macet di Harapan Raya hingga Soekarno-Hatta

Sebarkan artikel ini
Atrean kendaraan di SPBU./(ist)

RIAUTIMES.COM, PEKANBARU – Pengendara di Kota Pekanbaru perlu lebih berhati-hati ketika melintasi sejumlah SPBU yang menjual BBM jenis solar. Antrean kendaraan berat untuk mendapatkan solar masih terjadi dan di beberapa lokasi dapat memakan sebagian badan jalan hingga memicu kemacetan.

Kondisi antrean solar Pekanbaru tersebut menjadi perhatian Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru.

Kepala Dinas Perhubungan Pekanbaru Masykur Tarmizi mengatakan kendaraan yang mengantre didominasi truk dan bus.

Antrean panjang di SPBU dinilai bukan hanya persoalan pengisian BBM, tetapi sudah berpengaruh terhadap kelancaran lalu lintas.

“Untuk antrean solar, terutama truk-truk atau bus-bus yang mengular mengantre di titik-titik SPBU yang ada di Pekanbaru, memang ini menjadi persoalan terhadap titik-titik kemacetan yang ada di Pekanbaru,” ujar Masykur, Senin (21/9/2026).

Ada sejumlah ruas jalan yang perlu menjadi perhatian pengendara. Salah satunya kawasan Jalan Harapan Raya. Antrean juga terjadi di sekitar SPBU Jalan Soekarno-Hatta.

Menurut Masykur, panjang antrean di kawasan tersebut bahkan dapat mengarah hingga Jalan Arifin Ahmad.

“Harapan Raya, yang di Jalan Soekarno-Hatta itu mengular sampai ke Jalan Arifin Ahmad,” katanya.

Kondisi ini membuat kendaraan berat yang menunggu giliran pengisian solar berada cukup lama di sekitar SPBU.

Ketika kendaraan mengambil sebagian badan jalan, ruang bagi kendaraan lain menjadi lebih sempit. Pada jam sibuk, kondisi tersebut berpotensi memperlambat arus lalu lintas.

Dishub Pekanbaru telah mengerahkan tim patroli untuk memantau ruas jalan yang terdampak antrean BBM. Jika petugas menemukan antrean yang sudah mengganggu arus kendaraan, Dishub akan berkoordinasi dengan pengelola SPBU.

Pihak SPBU juga diminta membantu menertibkan antrean. Petugas keamanan di setiap SPBU diharapkan memastikan kendaraan tersusun rapi dan tidak menggunakan badan jalan secara berlebihan.

“Security SPBU juga berperan untuk menertibkan. Kendaraan yang mengantre itu jangan sampai banyak memakan badan jalan. Kita minta dirapikan dan dipinggirkan,” ujar Masykur.

Antrean solar di Pekanbaru bukan persoalan yang baru terjadi dalam satu atau dua hari. Keluhan mengenai antrean panjang sebelumnya juga muncul dari pengemudi kendaraan angkutan barang dan bus.

Sebagian sopir mengaku harus menunggu cukup lama agar dapat memperoleh biosolar untuk melanjutkan aktivitas. Bagi masyarakat yang melintas di kawasan SPBU, keberadaan truk yang mengantre perlu diantisipasi.

Pengendara disarankan memperlambat kendaraan ketika mendekati SPBU dan memperhatikan kendaraan besar yang keluar-masuk lokasi pengisian.

Terutama di Jalan Harapan Raya, Soekarno-Hatta dan jalur menuju Arifin Ahmad, pengendara perlu memperhitungkan tambahan waktu perjalanan apabila antrean solar kembali memanjang.

Dishub Pekanbaru memastikan patroli akan terus dilakukan untuk menjaga agar antrean SPBU tidak berkembang menjadi kemacetan baru. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *